Terjemah Fathul Qorib Fasal Sujud Sahwi

Diposting pada

Mushanif akan membahs tentang sujud sahwi dan alasan kenapa orang yang shalat sunnah untuk melakukan sujud sahwi. Berikut adalah terjemah fathul qorib fasal sujud sahwi dan bacaannya.

Terjemah Fathul Qorib Fasal Sujud Sahwi

Terjemah Fathul Qorib Fasal Sujud Sahwi
Terjemah Fathul Qorib Fasal Sujud Sahwi
Terjemah Fathul Qorib Fasal Sujud Sahwi

Perkara yang tertinggal dalam shalat ada 3, yaitu: fardhu, sunah ab’adh dan sunnah hai’at.
Meninggalkan perkara fardhu atau rukun sholat tidak bisa digantikan sujud sahwi, tetapi jika ingat
meninggalkannya saat masih shalat, maka langsung mengerjakannya.

Dan jika ingatnya setelah salam dalam waktu dekat, maka langsung melaksanakan fardlu tersebut dan
melanjutkan shalatnya serta sunah sujud sahwi.

Jika meninggalkan perkara sunah, maka tidak boleh kembali untuk mengerjakannya setelah memulai perkara fardlu, akan tetapi sunah sujud sahwi. Seperti meninggalkan tasyahud awal lalu ingat setelah tegak berdiri, maka tidak boleh kembali tasyahud, namun jika menjadi makmum, maka harus kembali
untuk mengikuti imam.

Maksud sunah adalah sunah ab’ad yang meliputi tasyahhud awal, duduk tasyahud, qunut subuh, qunut witir setengah terakhir bulan ramadhan, berdiri untuk qunut, do’a shalawat atas Nabi dalam tasyahud awal dan do’a shalawat atas keluarga Nabi dalam tasyahud akhir.

Untuk sunnah hai’at seperti bacaan tasbih dan sesamanya, seseorang yang shalat tidak boleh kembali setelah meninggalkannya dan tidak pula sujud sahwi karenanya, baik sengaja meninggalkannya maupun lupa.

Apabila ragu mengenai jumlah rakaat yang telah dikerjakan, seperti 3 ataukah 4 rakaat, maka melanjutkannya atas dasar keyakinan, yaitu yang paling sedikit, seperti 3 rakaat dalam contoh di atas dan menambahi satu rakaat, kemudian sujud sahwi.

Dan tidak berguna adanya dugaan kuat bahwa ia telah shalat 4 rakaat, serta tidak diperbolehkan mengikuti ucapan orang lain bahwa ia telah shalat 4
rakaat. Sujud sahwi hukumnya sunnah dan pelaksanannya sebelum salam bacaan sujud sahwi >>.

Baca juga:  Terjemah Fathul Qorib Fasal Siwak

Tanya Jawab Seputar Sujud Sahwi

Apa dalil sujud sahwi?

Apabila seseorang diantara kalian ragu-ragu dalam shalatnya, sehingga tidak mengetahui ia telah shalat berapa rakaat, tiga atau empat rakaat, maka hendaknya ia tinggalkan keragu-raguan dan melanjutkan atas hal yang meyakinkan, kemudian sujud dua kali sebelum salam, Apabila ia shalat lima rakaat, maka dua sujud itu menggenapkan shalatnya, dan jika ia shalat sempurna empat rakaat, maka dua sujud itu merupakan penghinaaan terhadap setan. (HR.
Muslim)

Apa batasan masa sebentar setelah salam ketika ingat meninggalkan fardhu, sehingga harus melaksanakannya dan melanjutkan shalatnya?

Penentuan masa lama dan sebentar adalah mengacu pada kebiasaan.

Bagaimanakah dengan niatnya sujud sahwi?

Niatnya harus jelas untuk sujud sahwi, tidak cukup niat sujud secara mutlak, dan tidak boleh diucapkan.

Kenapa haram kembali tasyahud awal setelah berdiri?

Karena ia sedang melakukan perbuatan fardhu, maka tidak boleh memotongnya untuk melakukan kesunahan.

Kenapa batal shalatnya orang yang kembali tasyahud awal setelah berdiri ketika sengaja dan sadar hal itu diharamkan?

Karena ia menambahkan duduk secara sadar serta sengaja.

Kenapa makmum harus kembali melakukan kesunahan untuk mengikuti imamnya?

Karena mengikuti imam lebih kuat daripada melakukan rukun.

Kenapa sunah sujud sahwi ketika meninggalkan sunah ab’ad?

Karena sunah ab’ad termasuk ritual yang khusus dituntut saat shalat.

Kenapa dinamakan sunah ab’ad?

Karena kuatnya kedudukan sunah tersebut sehingga perlu diganti dengan sujud sahwi apabila ditinggalkan.

Tinggalkan Balasan