Terjemah Fathul Qorib Fasal Mandi Wajib

Diposting pada

Terjemah fathul qorib fasal mandi wajib – Dalam kitabnya, Abu syuja menjelaskan fardhu mandi wajib atau mandi karena junub. Setelahnya beliau menjelaskan juga tentang kesunnahan pada saat mandi wajib.

Terjemah Fathul Qorib Fasal Mandi Wajib

Fardhunya mandi ada 3. Pertama, niat. Maka orang yang junub niat menghilangkan jinabah atau hadas besar, orang yang haid atau nifas niat menghilangkan hadas haid atau nifas. (Baca juga: penyebab seseorang melakukan mandi besar) Pelaksanaan niat beserta dengan permulaan basuhan. Dan jika niat setelah membasuh bagian badan, maka harus mengulangi basuhan tersebut.

Kedua, menghilangkan najis yang berada pada badan. Ini pendapat yang dipilih oleh Imam Rafi’i. Maka tidak cukup satu basuhan untuk hadas dan untuk najis.

Terjemah Fathul Qorib Fasal Mandi Wajib

Namun Imam an-nawawi memilih cukup dengan satu basuhan, hal ini berlaku apabila najis hukmiyah dan jika najis ainiyah maka keduanya sepakat harus dibasuh 2 kali. Baca juga: macam macam najis dan cara menghilangkannya

Ketiga, meratakan air kepada seluruh rambut dan kulit. Seluruh rambut atau bulu baik itu tipis atau lebat. Sementara rambut yang dikepang jika air tidak menjangkau bagian dalamnya kecuali dengan uraiannya maka harus mengurainya.

Wajib membasuh bagian yang tampak dari lubang telinga, hidung yang terpotong, dan lipatan badan. Dan wajib meratakan air sampai bagian bawah kuncup bagi orang yang belum khitan. Dan wajib juga membasuh bagian yang tampak dari farji perempuan saat jongkok untuk buang hajat dan seluruh dubur karena tampak saat buang hajat.

Kesunahan mandi ada 5. Pertama, membaca basmalah. Kedua, Wudhu dengan sempurna sebelum mandi dengan niat sunnah mandi. jika tidak ada sekecil. Jika ada hadats kecil, maka niat wudhu menghilangkan hadas kecil. (Karena niat merupakan salahsatu rukun wudhu.)

Terjemah Fathul Qorib Fasal Mandi Wajib atau mandi janabat

Ketiga, menggosokkan tangan pada badan. Keempat, berkesinambungan. Kelima, mendahulukan bagian kanan dari yang kiri. Dan ada lagi dari kesunnahan mandi besar yang dijelaskan pada kitab yang panjang penjelesannya, diantara nya adalah mengulangi 3 kali dan merenggangkan rambut.

Baca juga:  Download Terjemah Kitab Tashrif Izzy Pdf

Tanya jawab seputar mandi wajib

Apa dalil mandi wajib

Dari Siti Aisyah berkata: “Apabila Rasulullah mandi janabat, ia memulai membasuh dua tangan lalu menuangkan air dengan tangan kanan pada tangan kiri, lalu membasuh kemaluan, lalu berwudhu, kemudian mengambil air dan memasukkan tangan ke pangkal rambutnya, lalu menggenggam kepala tiga kali dan kemudian mengalirkan air ke seluruh tubuh, kemudian membasuh kaki. Hadits Riwayat Bukhari Muslim.

Bagaimana ketika orang junub niat menghilangkan hadas haid atau sebaliknya?

Sah! jika memang salah tanpa sengaja. I’anatut tholibin

Cara niat mandi sunnah

Apabila mandi sunnah maka yang diniatkan adalah sebab mandi tersebut, kecuali mandi karena sadar dari gila atau Ayan, maka niat menghilangkan janabat. Nihayatuz Zain

Kenapa harus mengulangi basuhan badan anggota yang dibasuh sebelum niat?

Karena basuhan sebelum niat tidak diperhitungkan. Ianatutholibin

Kenapa imam rofi’i menganggap tidak cukup satu kali basuhan untuk menghilangkan hadas dan juga menghilangkan najis?

Karena status air menjadi musta’mal setelah digunakan membersihkan najis, maka tidak bisa digunakan untuk menghilangkan hadas. Disamping itu juga menghilangkan hadas dan najis merupakan kewajiban yang berbeda, sehingga tidak bisa dilakukan sekaligus. Kutul Habib.

Kenapa Cukup Satu Kali basuhan menghilangkan hadas dan najis menurut Imam Nawawi?

Karena yang wajib untuk menghilangkan hadas dan najis adalah Membasuh anggota. Kutul habib

Kenapa wajib membasuh bagian yang tertutup kuluf atau kuncup?

Karena termasuk anggota luar secara hukum meskipun tidak terlihat. Dan layak untuk dihilangkan. Ianatutholibin

Bagaimanakah kondisi yang memungkinkan seseorang itu hadas besar tanpa hadas kecil?

Yaitu seperti orang yang menghayal atau melihat kemudian keluar sperma. kutul habib.

Tinggalkan Balasan