Tata Cara Sholat Idul Fitri

Diposting pada

Tata cara sholat idul fitri – Idul fitri merupakan hari raya umat islam setelah melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Selain itu, idul fitri merupakan hari kemenangan bagi umat muslim yang bertambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah sang pencipta. Di hari itu juga umat muslim disunnahkan untuk melaksanakan sholat idul fitri. Maka dari itu, pada artikel ini kita akan membahas tata cara sholat idul fitri lengkap dengan niat dan bacaan nya.

 

Hukum sholat Idul fitri

Hukum sholat Idul fitri adalah sunnah, bahkan sunnah yang paling utama.

Ada yang berpendapat hukum sholat Idul fitri adalah fardhu kifayah, bahkan menurut Abu Hanifah hukumnya adalah wajib.

Waktu sholat Idul fitri yaitu mulai terbitnya matahari hingga tergelincirnya matahari.

tata cara sholat idul fitri
https://freedesignfile.com/upload/2019/12/Eid-Mubarak-prayer-cartoon-vector.jpg

Tata cara sholat idul fitri

Sholat idul fitri dilaksanakan dua rakaat dengan cara berikut:

  1. Niat sholat idul fitri bersamaan dengan takbirotul ihram.
  2. Membaca doa iftitah
  3. Takbir tujuh kali dengan mengangkat dua tangan pada rakaat pertama dan lima kali takbir pada rakaat kedua
  4. Diantara takbir sunnah membaca: “subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar”.
  5. Membaca surat Al-fatihah dan surat Qof dan Iqtarabat atau surat Al-A’la dan Al Ghasiyah.
  6. Rukuk
  7. I’tidal
  8. Sujud pertama
  9. Duduk antara dua sujud
  10. Sujud kedua
  11. Bangkit (berdiri) untuk mengerjakan rakaat kedua.

 

Niat sholat idul fitri

Sholat idul fitri dilaksanakan dua rakaat dengan niat sholat idul fitri.

Lafal niat sholat Idul Fitri untuk imam. 

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا للهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā. 

Artinya: “Aku menyengaja sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

Lafal niat sholat Idul Fitri untuk makmum.

 اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku menyengaja sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”

 

Kesunahan pada hari raya Idul fitri

Mengakhirkan pelaksanaan sholat hingga matahari naik satu tombak (16 menit setelah matahari terbit).

Dilaksanakan di masjid. Jika masjid sempit, maka di lapangan.

Bagi wanita yang sedang haid di sunnahkan berada di pintu masjid untuk mendengarkan khutbah.

Menghidupkan malam hari raya Idul fitri dengan beribadah.

Mandi idul fitri, waktu mandi di mulai dari tengah malam (malam takbiran).

Memakai pengharum dan berhias bagi mukimin, musafir, orang tua, anak muda, baik yang mengikuti sholat Idul fitri ataupun tidak.

Bagi wanita lanjut usia dan wanita yang tidak memiliki penampilan menarik, sunnah untuk keluar mengikuti shalat Idul fitri dengan berpakaian yang jelek/tidak menarik.

[Khusus] bagi wanita muda atau wanita yang memiliki penampilan menarik, maka hukumnya makruh mengikuti shalat di luar rumah / mesjid. Yang lebih utama bagi kedua nya adalah sholat idul fitri di rumah saja.

Sunnah bagi selain Imam untuk berangkat pagi-pagi dengan berjalan kaki (tidak naik kendaraan).

Jika ada dua jalan menuju mesjid, maka berangkat melewati jalan yang lebih jauh. Karena pahala berangkat itu lebih besar. Oleh karena itu, sunnah memperbanyak langkah kaki sehingga makin banyak pahala. Dan agar kedua jalan yang ia lewati bisa menjadi saksi baginya.

Ketika pulang, sunnah melewati jalan lain yang lebih dekat.

Memberikan fatwa jika ia termasuk ahli ilmu.

Memberi sedekah saat berangkat dan pulang dari mesjid.

Mengakhirkan pelaksanaan shalat idul fitri sampai matahari kira-kira setinggi 2 tombak, agar waktu mengeluarkan zakat fitrah semakin panjang.

Memakan sesuatu sebelum shalat idul fitri. Yang utama adalah makan buah kurma dengan jumlah ganjil, supaya hari raya berbeda dengan hari sebelumnya.

Sunnah mengucapkan selamat hari raya mulai dari terbenamnya matahari saat idul fitri.

Kesunahan khutbah ied

Jika shalat berjamaah maka melaksanakan khutbah dua kali setelah selesai shalat.

Rukun khutbah idul fitri sama seperti rukun khutbah jumat dan kesunahannya, tidak dalam syarat-syaratnya. Seperti berdiri menutup aurat suci, dan duduk antara dua khutbah.

Jika sholat sendiri (tidak berjamaah), maka tidak disunnahkan melaksanakan khutbah.

Sebelum khutbah, sunnah duduk sebentar (kira-kira pelaksanaan adzan sholat Jumat).

Takbir 9 kali secara terus-terus di awal khutbah pertama, dan 7 kali di awal khutbah kedua.

Saat khutbah, sunnah menyampaikan hal-hal yang tepat dan sesuai dengan keadaan saat itu. Pada saat Idul Fitri sunnah menjelaskan tentang hukum zakat fitrah.

 

Lafadz Takbir

Sunnah membaca takbir dengan suara keras bagi laki-laki. Shigat atau kata-kata takbir yang diriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai berikut:

اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر اَللَّهُ اَكْبَرْ ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً ـ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْـدَهُ وَنَصَرَعَبِدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ . اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

Demikian artikel singkat tentang tata cara sholat idul fitri. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Amiiin.

Wallahu a’lam bishowab.

Tinggalkan Balasan