Syarat Wudhu Yang Harus Terpenuhi

Diposting pada

Syarat Wudhu – Ketika hendak melaksanakan shalat, seorang muslim disyaratkan bersih dari dua hadats. Yakni hadas kecil dan hadas besar. Hadats kecil bisa dihilangkan dengan cara wudhu. Oleh karena itu, agar wudhu tersebut dihukumi sah, tentu harus memenuhi rukun dan syarat wudhu yang telah ditetapkan oleh ahli fiqih.

Nah, pada tulisan ini kita akan sama-sama memahami mengenai syarat wudhu. Sementara untuk rukun wudhu, anda bisa membaca nya di sini >> rukun wudhu

syarat wudhu
https://image.shutterstock.com/image-vector/modern-adult-muslim-male-preparing-260nw-1375579340.jpg

Syarat Wudhu

Setidaknya ada 16 syarat wudhu yang harus terpenuhi. Berikut adalah rinciannya.

  1. Beragama Islam
  2. Tamyiz
  3. Bersih dari haid dan nifas
  4. Bersih dari hal yang dapat mencegah sampai nya air pada kulit (cat)
  5. Kulit bersih dari sesuatu yang dapat mengubah sifat air
  6. Mengetahui kefardhuan wudhu
  7. Tidak meyakini sunah pada fardhu wudhu
  8. Air yang digunakan suci dan mensucikan
  9. Menghilangkan najis ainiyah
  10. Mengalirkan air kesuluruh anggota wudhu
  11. Yakin bahwa dirinya hadats
  12. Tidak ada hal yang membatalkan niat
  13. Masuk waktu shalat khusus daimul hadats (selalu hadats)
  14. Tidak mengkaitkan niat.

 

Penjelasan Ringkas Syarat Wudhu

1. Beragama islam

Wudhu nya non muslim tidak di hukumi sah, karena wudhu merupakan ibadah badaniyah yang membutuhkan niat. Sementara non muslim bukanlah orang ahli ibadah.

2. Tamyiz

Tamyiz adalah anak kecil yang mampu makan sendiri tanpa perlu disuapin, memakai pakaian dan istinja sendiri. Sebaliknya orang yang belum tamyiz wudhu yang tidak dihukumi sah.

3. Suci dari Haid dan Nifas

Pengertian Haid adalah darah yang keluar dari rahim secara berkala melalui vagina setelah menginjak usia 9 tahun hijriyah. Sementara nifas adalah darah yang keluar setelah melahirkan.

Untuk penjelasan lebih jelas mengenai haid dan nifas, anda bisa membacanya pada artikel ini >> pengertian haid

4. Bersih dari hal yang dapat mencegah sampai nya air pada kulit seperti lilin, tinta, cat, kotoran yang ada pada kuku, belek, dll.

5. Syarat wudhu selanjutnya adalah kulit harus bersih dari sesuatu yang dapat mengubah sifat air. Seperti minyak ja’faran (pewarna yang biasa digunakan untuk minyak wangi).

6. Mengetahui kefardhuan wudhu. Karena apabila ia tidak mengetahui akan fardhu nya wudhu, maka sudah bisa dipastikan wudhu nya tidak akan sesuai dengan syarat dan rukun.

7. Tidak meyakini sunat pada fardhu-fardhu wudhu. Maksud nya adalah tidak boleh meyakini bahwa niat, membasuh wajah, tangan, mengusap kepala dan membasuh kaki adalah sunat.

8. Air yang digunakan suci dan mensucikan (air mutlak). Karena tidak akan hilang hadats dan najis, kecuali dengan air suci dan mensucikan. Seperti air hujan, air sungai, air laut, air danau, sumber air, air sumur, air salju.

Silahkan baca lebih lengkap di sini >> macam macam air

9. Menghilangkan najis ‘ainiyah pada anggota wudhu. Najis ainiyah adalah najis bisa dilihat oleh mata, dirasa oleh lidah dan tercium. Cara menghilangkan najis ‘ainiyah adalah dengan menghilangkan sifat najis tsb (rasa, warna dan bau).

10. Mengalirkan air kesuluruh anggota wudhu. Tidak cukup hanya sekedar mengusap dengan menggunakan kain basah.

11. Yakin bahwa dirinya hadats. Tidak sah wudhu apabila ia ragu, apakah dirinya hadas atau tidak.

12. Tidak ada hal yang membatalkan niat, seperti murtad.
13. Masuk waktu shalat khusus daimul hadats (selalu hadats), wanita istihadhoh atau orang yang menderita beser.

14. Tidak mengkaitkan niat

Demikian artikel singkat tentang syarat wudhu. Terimakasih

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan